Inspiring Notes

25 views

T I M E

By Turrachman Musawerna posted 2019-08-29 07:23:01

Kemarin sore ketika saya sedang berkumpul dengan anak - anak saya. Tsalisa anak saya yang nomer tiga sempat membuat saya tertegun beberapa waktu. Kejadian tersebut setelah tiba -tiba anak saya bercerita tentang seorang ibu yang sedang berjoged. Tetapi tidak tahu kalau "maaf" dipantatnya tertempel kaos kaki bau.

Mendengar dan melihat ekspresi Tsalisa yang begitu menjiwai saya dan istri saya tertawa. Kemudian saya tidak fokus pada ceritanya. Tapi fokus pada perkembangan Tsalisa dalam bercerita.Lebih lugas, jelas dan tertata. Meskipun tetap sesuai dengan standar ukuran Tsalisa yang baru saja masuk kelas 1 SD Budimulia Muhammadiyah.

Kemudian pikiran saya mengembara kemana -mana.Meluncur kata tanya yang begitu banyak tentang sebuah waktu, tentang sebuah kecepatan berproses tentang pertumbuhan dan lain sebagainya. Begitu cepat waktu melaju. Tanpa kompromi dan tidak peduli. Siapapun yang lambat akan tertinggal. Dan yang malas akan tergilas.

Saya kemudian teringat ketika saya naik pesawat terbang. Begitu cepatnya pesawat itu melaju. Sampai -sampai kita sendiri para penumpangnya seringkali tidak tahu bahwa saat itu mereka sedang bergerak dengan kecepatan 1000 Km/Jam. Orang lain akan mudah mengatakan," wah anaknya sudah besar ya".

Coba sejenak pejamkan mata.Kemudian buka pelan -pelan. Amati yang ada di sekeliling kita. Halaman rumah kita, maja dan kursi yang ada di ruang tamu, pohon mangga di belakang rumah dan bahkan anak dan istri kita. Jangan diam, jangan "sunyi".Sebab yang ada disekitar kita adalah kebaikan. Yang ada disekitar kita adalah lautan ilmu yang akan mendatangkan manfaat kepada semua orang.

Orang yang sedang menggarap lahan. Orang yang sedang beribadah. Orang yang sedang membangun rumah atau sekoalah. Orang yang sedang matrah -marah. Orang yang sedang menagis. Orang yang sedang putus asa dan lain -lannya. Semua ada pada pusaran waktu. Semua akan beranjak dari pagi hari, beranjak ke siang hari. Dan kemudian berakhir di malam hari. Terus - terus dan terus. Akan melalui siklus yang sama.

Bukan seberapa cepat kita melangkah. Akan tetapi seberapa konsisten kita berkarya. Sebab hidup kita terlalu berharga kalau hanya untuk bersendau gurau".

RELATED

T I M E

By Turrachman Musawerna posted August 29, 2019

Kemarin sore ketika saya sedang berkumpul dengan anak - anak saya. Tsalisa anak saya yang nomer tiga...

Guru Sejati

By Turrachman posted November 10, 2018

Guru dalam terminologi bahasa jawa berarti ; " di gugu lan ditiru " atau diikuti kata -katanya dan d...

MEMAKNAI SEBUAH PERISTIWA

By Imam Robandi posted January 05, 2018

semangat berkemajuan dengan terus berkarya

MENGAMALKAN

By Turrachman Musawerna posted August 07, 2019

Seringkali kita melihat kebaikan itu hanya ada pada orang lain. Atau kita serng mengeluhkan kondisi ...